Berinvestasi pada Masa Pandemi COVID-19 secara Cerdas dan Aman

Berinvestasi pada Masa Pandemi Covid-19 secara Cerdas dan Aman – menjadi sebuah alternatif pendapatan lain pada masa pandemi covid-19 menyebabkan pertumbuhan ekonomi global menurun. Sebab banyak kegiatan ekonomi yang terhenti atau tidak bisa berjalan normal akibat adanya lockdown dan imbauan untuk tetap di rumah bagi seluruh masyarakat.

Investor asing maupun Investor lokal pada masa pandemi ini banyak yang mengalihkan asetnya ke jenis instrumen investasi yang tidak terlalu berpengaruh dari dampak Covid-19, misalnya investasi pada emas khususnya Logam Mulia.  Berbeda dengan Investasi Saham yang berpengaruh dari masa pandemi Covid-19 ini banyak sektor bisnis yang harus menghentikan operasionalnya sehingga mengalami penurunan.

Cara alternatif Berinvestasi pada Masa Pandemi Covid-19 secara Cerdas dan Aman bagi investor sukses saat menghadapi krisis ekonomi  yaitu beberapa jenis instrumen investasi dengan mengalokasikan dananya pada masa pandemi Covid-19. Hal seperti ini yang mengharuskan investor cermat dalam mengalokasikan dananya agar tidak mengalami kerugian yang terlalu besar akibat masa pandemi Covid-19.

Jenis Investasi yang Cermat dan Aman pada Masa Pandemi Covid-19

Berinvestasi pada Masa Pandemi COVID-19 secara Cerdas dan Aman

Emas

Investasi Emas bobsledsong.com menjadi buruan bagi para investor baik investor asing maupun investor lokal ketika harga dolar AS sedang mengalami penurunan. Para investor lebih memilih produk investasi yang lebih aman dan stabil dari pada menginvestasikan pada mata uang dolar AS

Emas juga anggap tahan akan inflasi, dan cenderung mengalami kenaikan harga setiap tahunnya pada tingkatan inflasi yang terjadi. Bagi generasi milenial yang ingin membeli emas batangan Antam, kalian bisa investasi emas dengan membelinya pada toko logam mulia terpercaya, adapun dengan memanfaatkan fasilitas cicilan kredit emas yang sudah banyak tersedia pada berbagai platform misalnya Pegadaian.

Yang perlu perhatikan sebelum anda membeli emas, terdapat biaya-biaya tersembunyi seperti:

  •  Biaya spread (selisih beli dan jual)
  • Biaya penyimpanan emas (menyewa deposit box pada bank).
  • Pembayaran Zakat, jika anda memiliki 85 gram emas atau lebih dalam setahun, anda akan kenakan biaya zakat sebesar 2,5% dari hasil investasi emas yang anda miliki tersebut.
  • Pengurangan nilai emas akibat oleh warna emas yang memudar karena teroksidasi. Maka dari itu, anda bisa menyimpannya pada tempat yang aman seperti menyewa deposit box pada bankyang tersedia.
Surat Utang Negara (SUN)

Surat Utang Negara (SUN) merupakan surat utang yang telah dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia untuk masyarakat. Sehingga, bagi anda yang ingin membeli Surat Utang Negara (SUN) akan dijamin sepenuhnya oleh negara.

Salah satu cara berinvestasi cerdas yang bisa generasi milenial lakukan yaitu dengan membeli Surat Utang Negara (SUN) saat pandemi dengan modal yang tidak terlalu besar yakni mulai dari Rp1.000.000.

Jadi, anggaplah anda meminjamkan uang kepada negara, dan bila sudah tiba jatuh tempo pembayarannya, anda akan menerima pembayaran pokok utang beserta bunganya dalam bentuk kupon.

Investasi Properti 

Walaupun harga properti sedang mengalami penurunan saat Covid-19, hal ini sebenarnya bila mencermati bisa menjadi peluang investasi yang menjanjikan.

Sebab, investor memiliki peluang atau kesempatan yang besar untuk melakukan negosiasi harga properti dengan pihak penjual. Lantaran, kedua belah pihak mengalami hal yang sama yakni terdampak Covid-19, yang membuat perekonomian lesu pada seluruh sektor bisnis saat pandemi ini.

Sehingga, baik itu penyewa, pengembang, pembeli akan menjadi lebih fleksibel dalam tahapan negosiasi yang terjadi.

Investasi Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang memiliki komposisi portofolio hingga 100% dana investor dialokasikan ke instrumen pasar uang. Namun, hal ini tergantung dari kebijakan masing-masing Manajer Investasi (MI) yang meracik produk reksa dana pasar uang tersebut.

sejak awal Januari 2020 cenderung mengalami pelemahan nilai untuk reksa dana pasar pendapatan tetap dan reksa dana saham. Tetapi, lain halnya bila berinvestasi pada reksa dana pasar uang yang masih memiliki kecenderungan positif. Dan relatif menunjukkan kestabilan nilai sejak awal tahun 2020.

Saat Covid-19, anda tetap bisa berinvestasi reksa dana pasar uang. Tidak perlu harus pergi ke perusahaan sekuritas. anda cukup membeli produk reksa pasar uang dari Manajer Investasi (MI) terbaik melalui platform investasi online.

Mulai Rp10.000 saja, anda sudah bisa berinvestasi pada produk reksa dana pasar uang. Sesuai dengan tujuan investasimu dalam jangka pendek dengan potensi return mencapai 10% per tahun.

Sebab, saat ini produk reksa dana pasar uang adalah jenis reksa dana paling aman dan menjanjikan tingkat pengembalian yang lebih tinggi. Dibanding deposito bank. Namun, untuk tujuan investasi jangka panjang, anda tetap bisa memilih reksa dana saham. Yang memang prediksi akan kembali bergairah kembali ketika roda perekonomian telah kembali normal pasca Covid-19.

Berinvestasi Aman pada Pandemi Covid-19

1. Tujuan Investasi Jangka Panjang

Dilansir dari  Akibat Covid-19, berbagai jenis instrumen investasi pun juga ikut terdampak dan mengalami penurunan nilai. Oleh sebab itu, Investor mulai meninggalkan strategi atau cara berinvestasi dalam jangka pendek.

Sebab,  saat perekonomian sedang terpuruk melakukan investasi untuk jangka waktu yang pendek sangat berisiko sekali. Sehingga, para investor secara tidak sadar telah melebih-lebihkan. Batas ambang risiko yang bisa terima hanya untuk memperoleh keuntungan dalam waktu yang cepat.

Jika demikian, anda sebetulnya tidak sedang melakukan kegiatan investasi, melainkan sedang berjudi.

2. Melakukan Versifikasi Investasi

Selain itu, melakukan versifikasi investasi tidak kalah penting bagi investor agar tidak kalah berperang melawan Covid-19. Seperti melakukan versifikasi pada berbagai jenis instrumen seperti emas, saham, reksa dana, ataupun Peer-to-peer Lending sekalipun.

Pertama-tama anda perlu menentukan terlebih dahulu tujuan dari investasi seperti potensi return yang diharapkan misalnya 12% per tahun. Setelahnya, anda bisa melakukan pembagian atau alokasi investasi ke reksa dana.  Pasar uang, saham, dan P2P yang masing-masing memiliki potensi return 12%.

Itulah beberapa cara berinvestasi cerdas yang bisa milenial coba lakukan  pada pandemi Covid-19 saat ini. Sehingga, dalam 100% portofolio investasimu terdapat berbagai jenis instrumen investasi yang bisa anda sesuaikan dengan kemampuan finansialmu berdasarkan profil risiko.

Untuk mengetahui lebih lanjut lagi terkait investasi reksa dana. Anda bisa berkonsultasi langsung dengan Ahli Ajaib melalui fasilitas online Chat yang ada pada website dan aplikasi Ajaib.