Gubernur Meksiko Menganggap Orang Miskin ‘Kebal’ terhadap Corona

Corona – Gubernur yang berasal dari negara Meksiko tengah mengatakan bahwa orang yang miskin kebal dari inveksi virus corona COVID-19.

dalam sambutannya yang disiarkan langsung di Youtube dan Facebook, Miguel Barbosa, gubernur Puebla, tampak mengomentari laporan bahwa sebagian besar kasus yang menimpa di Meksiko berasal dari orang kaya yang bepergian ke luar negeri, beberapa dari mereka termasuk petinggi bisnis.

Baca juga : 5 Usaha Dengan Modal Kecil Yang Cocok Untuk Mahasiswa Teknik Informatika

“Mayoritas (pasien virus corona) adalah orang kaya. Jika Anda kaya, maka Anda berisiko. Jika miskin, tidak. Kami miskin, karenanya kami kebal virus corona,” katanya dikutip dari The Guardian.

Barbosa berargumen bahwa mayoritas yang tertular COVID-19 kebanyakan adalah kalangan orang kaya yang sering bepergian. Dari 475 kasus positif di Meksiko, 75 persen di antaranya adalah imported case yang menunjukkan adanya jejak melakukan perjalanan ke luar negeri. Mereka yang terinfeksi juga sempat berlibur ke tempat ski Italia hingga Amerika Serikat.

Hingga Kamis (26/3), 44 orang dinyatakan positif virus Corona di Puebla.

Ia juga mengatakan bahwa sanitasi yang buruk di kalangan warga miskin membuat sistem kekebalan tubuh mereka lebih kuat saat terpapar virus dan bakteri. Komentarnya memicu kontroversi di negara di mana hampir setengah dari mereka adalah populasi miskin dan mayoritas bekerja di ekonomi informal.

Komentar Barbosa ternyata bertengan dengan langkah pencegahan yang dilakukan di Puebla, karena tentu saja tidak hanya ditujukan kepada orang kaya. Pada 23 Maret, pemerintah Puebla untuk sementara waktu menangguhkan semua kegiatan di bioskop, pusat kebugaran, bar, kebun binatang, dan tempat umum lainnya.

Permerintah setempat juga telah meluncurkan kampanye kebersihan online termasuk video dalam Nahuati, bahasa asli yang digunakan lebih dari satu juta orang di seluruh negeri. Sejumlah layanan yang masih beropersi adalah layanan untuk publik seperti rumah sakit, pom bensi, dan sebagian sanitasi publik.

Sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *