Hewan Kecil Berbahaya yang Bisa Menghisap Darah

Hewan Kecil Berbahaya yang Bisa Menghisap Darah

Hewan Kecil Berbahaya yang Bisa Menghisap Darah

Hewan Kecil Berbahaya yang Bisa Menghisap Darah, – Kehadiran hematophagous, atau hewan penghisap darah sungguh mengganggu kenyamanan. Biasanya mereka menempel di tubuh manusia atau ternak, lalu menembus pembuluh darah. Tingkah laku mereka, ada yang hanya membuat gatal dan bentol-bentol, ada pula yang sampai menimbulkan rasa sakit.

Namun, meski terdengar mengerikan seperti vampire yang haus darah, sebagian besar dari mereka berukuran kecil dan tidak menghisap darah dalam jumlah banyak. Kendati demikian, kita mesti berhati-hati karena ada di antara hewan “vampire” tersebut yang bisa membawa virus berbahaya bagi manusia.

Melansir dari http://armyants.org/, Tidak selamanya hewan kecil itu lemah dan dianggap tak berdaya, buktinya dari kebanyakan kasus penyebab kematian di dunia, peran hewan-hewan ini sangat masif.

Ya, tidak perlu memiliki tubuh yang besar seperti gajah atau singa untuk dapat membunuh manusia. Faktanya, hewan yang memiliki tubuh kecil justru lebih berbahaya bagi kehidupan manusia.

Apalagi, mereka bisa berada di mana saja, dekat dengan kita. Mereka mengintai, dari balik semak-semak hingga celah tempat tidur dan tepian rak.

Nyamuk

Nyamuk jantan, ternyata lebih menyukai nektar dan keringat hewan daripada menghisap darah. Dengan begitu, nyamuk betina menjadi satu-satunya tersangka, karena ialah yang memerlukan supply darah untuk menghasilkan telur. Tapi, fakta ini jangan sampai membuatmu tidak tega mengusir Sang Ibu Nyamuk, ya.

Dalam kondisi tertentu, nyamuk membawa virus dan bakteri. Sehingga, bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti malaria, DBD, chikungunya, filariasis, atau penyakit kuning. Maka, selalu jaga kebersihan dan minimalisir kemungkinan nyamuk berkembang biak di lingkungan kamu.

Pinjal (Flea)

Jenis kutu ini biasanya tinggal di antara bulu-bulu hewan seperti kucing, anjing, tikus, bahkan manusia. Gerakan pinjal yang sigap, membuatnya sulit di basmi. Padahal, pinjal yang tinggal di tubuh tikus berbahaya bagi manusia karena bisa menyebarkan penyakit pes.

Caplak (Tick)

Tubuh hewan ini bagai tabung penampung darah elastis dengan kapasitas 600 kali dari berat badan normal. Maka, hati-hati jika kamu beraktivitas di wilayah hangat atau area hutan yang dekat dengan perairan. Bisa jadi, ada caplak yang menunggu atau tengah melakukan perburuan darah segar. Meski ukurannya tidak besar, caplak berbahaya karena bisa membawa penyakit.

Candirú

Ukuran Candiru yang amat kecil, justru membuatnya jadi lebih berbahaya. Tanpa disadari, hewan air ini bisa menelusup ke bagian-bagian tubuh hingga uretra, dan menghisap darah. Karena itu, Candiru menjadi salah satu ancaman utama di wilayah Sungai Amazon.

Kutu Busuk

Kutu berbau menyengat ini memiliki berbagai nama, sesuai daerah masing-masing. Ada yang menyebutnya Kepinding.  Ada pula yang menamainya Tumila. Populasinya berkembang sangat pesat, karena induk kutu busuk bisa menghasikan 5 telur setiap hari. Kutu busuk tumbuh dan berkembang biak di sela-sela kasur, sofa, karpet, atau tempat-tempat yang gelap dan hangat. Meski tidak berbahaya, hewan ini bisa membuat kulit bentol-bentol dan gatal jika mereka bergerilya sambil menghisap darah kamu.