Hewan Peliharaan Umum yang Ilegal Dipelihara

Hewan Peliharaan Umum yang Ilegal Dipelihara

Hewan Peliharaan Umum yang Ilegal Dipelihara

Hewan Peliharaan Umum yang Ilegal Dipelihara – Seperti Indonesia, orang-orang di AS terkenal suka memelihara hewan untuk dijadikan teman atau bahkan dianggap sebagai bagian keluarga sendiri.

Namun ternyata, beberapa hewan yang umum dipelihara malah dilarang untuk dipelihara.

Di Indonesia, kepemilikan hewan peliharaan bisa dibilang cukup bebas. Kamu bisa memelihara ular, monyet, kucing, tupai, dan bahkan hewan yang tak lazim seperti kancil sekalipun. Namun kebebasan tersebut tidak bisa kamu dapatkan di berbagai negara lain.

Hewan-hewan yang dianggap lazim dipelihara di Indonesia ternyata bisa dianggap ilegal untuk dipelihara. Siapa pun yang memeliharanya akan dikenakan sanksi berupa denda. Alasan pelarangannya pun bermacam-macam. Mulai dari alasan keamanan, untuk menjaga kelestarian lingkungan, hingga kepentingan kepercayaan.

Hewan-hewan seperti sugar glider, musang, atau jenis anjing dan kucing tertentu dilarang untuk dipelihara karena berbagai alasan.

Buat kalian yang suka pelihara hewan, bisa diperhatiin nih alasan negara-negara bagian di AS ini melarang hewan-hewan ini untuk dipelihara.

Parrot

Selama beberapa dekade, parrot telah membentuk banyak koloni liar di Florida, Texas, dan New York, yang mengakibatkan terganggunya pertanian di AS.

Sugar glider

Sugar glider ilegal untuk dipelihara di negara-negara bagian seperti Alaska, California, Hawaii, dan Pennsylvania karena sugar glider dianggap sebagai hewan eksotik di Amerika.

Landak mini

Landak dilarang diberbagai negara bagian Amerika seperti Georgia, California, Hawaii, dan Pennsylvania. Landak dianggap menjadi ancaman bagi ekosistem lokal karena akan menjadi saingan spesies lokal dalam mencari makanan dan tempat tinggal. Selain itu landak dapat membawa penyakit dan bakteri seperti salmonella.

Kucing campuran

Kucing seperti Bengal dan Chausies dilarang di 9 negara bagian di AS dengan alasan yang beragam. Kucing Bengal contohnya dilarang karena termasuk hewan eksotik.

Pit bull dan anjing lain yang dianggap “berbahaya”

Keputusan ini dianggap masih kontroversial karena anjing-anjing tersebut dianggap berbahaya bukan karena ras-nya, tapi lebih karena pemiliknya yang nggak bertanggung jawab dalam merawat.

Hamster

Alasan yang sama dengan gerbil juga diberlakukan kepada hamster. Hamster malah bisa menjadi hama untuk tanaman.

Musang

Alasannya sama seperti landak, hewan ini dianggap mengancam kehidupan spesies asli. Musang juga dikenal sering menggigit, tanpa vaksinasi, mereka dapat menyebarkan rabies.

Reptil berbisa

Orang-orang yang takut pada ular seenggaknya dapat lebih tenang mengetahui bahwa setidaknya 19 negara bagian di AS melarang reptil berbisa untuk dipelihara.