Jack Ma Kirim 20.000 Alat Tes Covid-19 ke Nigeria

Covid-19 – Nigeria Telah menerima alat uji virus corona dan juga alat palindung diri (APD) dari orang terkaya China, Jack Ma. Alat-alat tersebut dikirim untuk membantu mengurangi Covid-19 yang telah merenggut satu nyawa dan mengifeksi 45 lainnya di negara terpadat di Afrika.

Melansir dari laman Economic Times, Pejabat kesehatan Nigeria, Abdulaziz Abdullahi, mengatakan bahwa Nigeria telah menerima 100 ribu masker wajah, 1.000 pakaian pelindung dan 20 ribu alat uji virus Corona.

Baca juga : 4 Kue Balok yang Sedang Viral di Tahun 2020

Sebelumnya, pendiri Alibaba Group ini mengumumkan pengiriman pertama masker dan alat uji virus corona jenis baru atau Covid-19 yang disumbangkannya tengah dalam perjalanan menuju Amerika Serikat.

“Pengiriman pertama masker dan alat uji coronavirus ke AS bertolak dari Shanghai. Semua yang terbaik untuk teman-teman kami di Amerika,” tulis Jack Ma dalam akun di Twitter (16/3). Ini adalah cuitan pertama karena ia memang baru saja membuat akun tersebut.

Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation mengumumkan telah mempersiapkan 500 ribu unit alat tes virus corona dan 1 juta lembar masker untuk dikirim ke AS.

Jack Ma Sumbang Masker dan Alat Tes Virus Corona ke 10 Negara Asia

Sebelumnya, Pendiri Alibaba Group Jack Ma kembali mengumumkan rencana donasi perlengkapan medis ke 10 negara di Asia untuk mendukung upaya menangani penyebaran virus corona atau Covid-19.

Bantuan ini diberikan pasca beberapa hari lalu pihaknya mengumumkan bantuan 2 juta masker, 150 ribu test kit, 20 ribu baju pelindung, dan 20 ribu pelindung wajah untuk Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

“Kami akan mendonasikan perlengkapan medis untuk 10 negara Asia. Walau pengiriman dalam waktu singkat bukanlah hal yang mudah, kami bisa mewujudkannya,” seru Jack Ma dalam pesan tertulis yang diterima Liputan6.com, Senin (23/3/2020).

Melalui Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation, donasi alat medis ini akan diberikan kepada Pemerintah Afganistan, Bangladesh, Kamboja, Laos, Maldives, Mongolia, Myanmar, Nepal, Pakistan, dan Sri Lanka.

Adapun bentuk bantuan yang disalurkan yakni berupa total 1,8 juta masker, 210 ribu test kit dan 36 ribu baju pelindung, serta sejumlah perlengkapan medis penting seperti ventilator dan termometer.

Pengiriman donasi tersebut akan memanfaatkan kemampuan dan jaringan Electronic World Trade Platform (eWTP) untuk mengatasi tantangan-tantangan logistik dan transportasi dengan banyaknya jumlah dan posisi geografis negara-negara tujuan.

“Pandemi ini terlah menghadirkan berbagai tantangan untuk industri logistik di seluruh dunia. Dengan keberadaan eWTP, kami mencoba sebaik mungkin untuk memastika trasnportasi dan pengantaran yang cepat hingga wilayah terpencil yang sangat membutuhkan bantuan ini.”

Sumber : merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *