Kebiasaan masyarakat bali yang menarik untuk di bahas

Kebiasaan masyarakat bali yang menarik untuk di bahas

masyarakat bali yang menarik

Kebiasaan masyarakat bali yang menarik untuk di bahas – Salah satu tujuan destinasi wisata dunia adalah Pulau Bali. Pulau yang juga dikenal dengan nama Pulau Dewata atau Pulau Seribu Pura ini tidak hanya memiliki keindahan alam menakjubkan, tetapi juga memiliki kebudayaan yang memukau.

Puluhan tahun menjadi destinasi wisata internasional membentuk masyarakat Bali menjadi masyarakat yang mampu menyuguhkan kenyamanan bagi para pengunjungnya.

Kebiasaan masyarakat bali yang menarik untuk di bahas

menjunjung tinggi budaya saling berbagi dan saling menghormati

Budaya dasar sebagai Orang Bali adalah saling berbagi dan saling menghormati. Semua itu terbalut dalam konsep ajaran Tat Twam Asi, karena masyarakat Bali percaya, jika kamu menolong orang pasti suatu saat nanti akan ada yang menolong kamu. Begitu juga saling berbagi dengan sesama, karena Orang Bali percaya semuanya adalah saudara.

Kebiasaan Orang Bali patut bisa kamu tiru yang benar-benar bikin hari kamu jadi lebih bahagia. Cukup belajar saling menghormati dan berbagi, bakalan berasa manis banget hidup ini. Kamu dijamin ngerasa tidak sendirian dan selamat enjoy di Bali.

Murah senyum

Hampir sama seperti daerah lainnya di Indonesia, orang Bali itu murah senyum. Mereka tidak akan sungkan untuk melemparkan senyuman kepada siapa pun termasuk kepada wisatawan.

Tamu adalah raja

Orang Bali akan selalu menganggap tamu yang datang ke daerah mereka sebagai raja yang harus selalu dilayani. Sikap ini terbentuk bertahun-tahun dari awal Bali di buka sebagai destinasi wisata hingga sekarang tak berubah.

Siap menjadi guide perjalanan kamu di Bali

Pakai aja guide Bali dijamin kamu bakalan diajak ke tempat-tempat rekomendasi wisata yang bikin mata jadi takjub. Mulai dari wisata alam, hingga berbagai festival menarik di Bali. Jangan pernah merasa kesepian di Bali ya.

Jago berbahasa Inggris

Sebagai tujuan wisata dunia, Bali banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai negara. Hal ini membuat masyarakat Bali khususnya masyarakat pesisir dapat belajar Bahasa Inggris dengan mudah dari para wisatawan. Dengan konsep learning by doing, mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan bahasa para wisatawan. Ini yg membuat para turis betah, dikarenakan kemudahan dalam berkomunikasi dalam situasi apa pun.

Menjunjung tinggi adat dan budaya

Walaupun terus-menerus didatangi banyak wisatawan dari berbagai kalangan dengan budaya dan sifatnya masing-masing, masyarakat Bali tidak begitu saja hanyut dan melupakan adat dan budayanya. Mereka tetap menjunjung tinggi adat dan budaya yang mereka miliki, seperti budaya pernikahan yang biasa disebut pawiwahan, budaya kematian dengan upacara ngaben, atau budaya potong gigi yang biasa disebut mapandes. Adat dan budaya inilah yang menjadi keunikan tersendiri yang membuat turis asing betah karena tidak akan mereka temukan di daerah asal mereka.