Kebun Binatang Tipu Pengunjung, Anjing Di Taruh Di Kandang Singa

Kebun Binatang Tipu Pengunjung, Anjing Di Taruh Di Kandang Singa

Kebun Binatang di Tiongkok Menipu Pengunjung Setelah Mencoba Menyamarkan  Anjing Golden Retriever Sebagai Singa Afrika - Erabaru

Di lansir dari bigleegs.com, para pengunjung di Xichang, Tiongkok, terkejut dan bingung saat mereka melihat seekor anjing golden retriever ada di dalam sebuah kandang yang seharusnya untuk singa Afrika.

Dalam sebuah video yang populer di media sosial akhir-akhir ini. Seorang pria yang hanya di ketahui bernama Tang, membawa anaknya untuk mengunjungi kebun binatang Yuanjiashan di Sichuan. Tapi sesampainya di sana ia terkejut karena di dalam kandang singa Afrika terdapat seekor anjing golden retriever.

1. Video yang di unggah pada 27 Maret 2021 lalu menunjukkan seekor anjing golden retriever dewasa di dalam kandang singa Afrika

Di kutip dari newbalance-outlet.us.com/, video yang di unggah pada 27 Maret 2021 lalu menunjukkan seekor anjing golden retriever dewasa di dalam kandang singa Afrika. Anjing tersebut bahkan mengenakan harness, dan terlihat kebingungan karena di lihat banyak orang dari luar kandang.

Melansir SCMP, Tang awalnya berpikir apakah ia tersesat dan berada di tempat yang salah. Tapi setelah menyusuri kandang, ia menyadari bahwa kandang tersebut sebenarnya memang untuk singa, bukan anjing golden retriever. Ia berkelakar mungkin singa tersebut belum sepenuhnya tumbuh dewasa mengingat warna bulunya yang mirip.

2. Petugas berdalih bahwa kebun binatang sedang melakukan perombakan dan relokasi tata letak kandang para hewan

Ketika salah satu petugas di tanyai tentang anjing tersebut, ia mengaku bahwa kandang tersebut sebelumnya memang di gunakan untuk singa. Tapi karena kebun binatang sedang melakukan renovasi dan pengaturan ulang tata letak penangkaran para hewan. Papan tanda keterangan hewan singa yang tertempel itu pun sebenarnya akan segera di ganti.

Tang tampaknya tak merasa puas akan jawaban petugas tersebut, ia pun menuduh kebun binatang itu melakukan iklan palsu dan mempromosikan hal yang tidak benar karena mengklaim mereka memiliki singa namun saat di datangi tak ada seekor pun di sana.

Tang kecewa karena rencananya untuk menunjukkan singa kepada anaknya ternyata tak bisa terealisasi, dan uang yang ia gunakan untuk membayar tiket ternyata terbuang sia-sia.