Mau Budidaya Ikan di Tengah Pandemi, ke Mana Cari Modalnya?

Mau Budidaya Ikan di Tengah Pandemi, ke Mana Cari Modalnya?

Mau Budidaya Ikan di Tengah Pandemi, ke Mana Cari Modalnya?

Mau Budidaya Ikan di Tengah Pandemi, ke Mana Cari Modalnya? – Bisnis budidaya ikan semakin booming pada tengah desakan untuk memperoleh penghasilan tambahan kala pandemi.
Namun sering kali para pembudidaya hadapi masalah permodalan. Skala bisnis yang terlalu kecil juga terkadang membuat para pembudidaya ikan kesulitan mengakses lembaga keuangan.

Perusahaan marketplace lending, Investree dan perusahaan rintisan agriculture technology (agritech), eFishery melakukan kerjasama. Hasil dari kerjasama itu akan mendistribusikan pembiayaan senilai Rp 30 miliar kepada para pembudidaya ikan pada Indonesia.

Bagi Investree, ini adalah kerja sama pertama yang lakukan dengan perusahaan rintisan agritech dalam rangka memperluas akses pembiayaan dan menjangkau lebih banyak UKM dari sektor yang unik dan kental dengan nuansa Indonesia sebagai negara maritim yaitu akuakultur.

Pada fase pertama dalam kolaborasi ini, Investree akan mendukung program Kasih Bayar Nanti (Kabayan) sebagai komponen utama dari eFisheryFund. eFisheryFund merupakan platform gital dengan fasilitas pembiayaan yang tawarkan oleh eFishery bekerja sama dengan layanan finansial, dalam hal ini Investree, dan rancang khusus untuk para pembudidaya.

Pada dalamnya terdapat fitur Kabayan berupa program cicilan yang dapat manfaatkan oleh para mitra atau pembudidaya untuk memperoleh produk eFishery seperti auto-feeder dan pakan ikan.

 

Bisnis Budidaya Ikan Semakin Booming Pada Saat Pandemi

“Kami sangat antusias menyambut kolaborasi ini karena ini merupakan sesuatu yang baru bagi kami. Mengingat portofolio pinjaman terbesar Investree selama ini adalah industri kreatif, dengan bermitra dengan eFishery terutama eFisheryFund, kami berharap dapat memberdayakan lebih banyak UKM yang bergerak bidang perikanan atau akuakultur. Ini juga menjadi salah satu bentuk inovasi Investree yang kami luncurkan memasuki usia perjalanan ke-5 dengan kampanye payung GrowFa5ter. Kami ingin menumbuhkan UKM secara lebih cepat dan berkualitas,” kata Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi,mengutip dari https://bigleegs.com/ Minggu (25/10/2020).

eFishery merupakan perusahaan aquaculture intelligence pertama Indonesia. Perusahaan ini mengeluarkan produk auto-feeder atau pemberi pakan otomatis.

“Pembudidaya seringkali menghadapi kesulitan dalam memperoleh akses pembiayaan karena kebanyakan lembaga keuangan enggan memberikan pinjaman untuk pekerja sektor nonformal seperti pembudidaya ikan. Sinilah eFisheryFund hadir, menghubungkan pembudidaya secara langsung dengan institusi keuangan agar mereka bisa berkembang dari sisi finansial. Kerja sama dengan Investree ini harapkan mampu menggandakan dampak yang kami berikan kepada pembudidaya,” kata CEO & Co-Founder eFishery, Gibran Huzaifah.

Mengutip dari http://162.241.119.31/ pinjaman ini akan salurkan kepada mitra-mitra eFishery termasuk pembudidaya, agen, dan konsumen business-to-business (B2B). Terkait mekanismenya, pembudidaya bisa mengajukan pinjaman melalui platform digital eFisheryFund lalu Tim eFishery akan menilai dan menentukan apakah mereka memenuhi syarat dan kriteria untuk memperoleh pembiayaan.

Hasil penilaian ini lalu ajukan kepada Investree untuk lakukan kembali verifikasi sesuai sistem credit-scoring Investree. Jika pembudidaya dinyatakan lolos proses verifikasi oleh Investree, Investree akan menyalurkan pembiayaan yang lalu distribusikan dalam produk-produk eFishery.