Meresahkan Warga, Kalkun Galak Bernama Gerald Diamankan

Meresahkan Warga, Kalkun Galak Bernama Gerald Diamankan

Meresahkan Warga, Kalkun Galak Bernama Gerald Diamankan

Meresahkan Warga, Kalkun Galak Bernama Gerald Diamankan – Seekor burung kalkun bernama Gerald membuat warga Oakland, AS resah. Sifat agresifnya membuat warga merasa terteror. Akhirnya, Gerald pun diamankan.

Tak cuma manusia, sifat galak dan agresif juga dimiliki oleh binatang. Contohnya lihat saja si Gerald, seekor burung kalkun berjenis kelamin jantan yang kerap meneror warga kota Oakland, pada negara bagian California, AS.

Melansir dari https://bigleegs.com/ , Gerald kerap meneror warga yang sedang bersantai Morcom Rose Garden. Ia bahkan maka penyebab utama sampai taman cantik seluas 3,5 hektar itu tutup untuk warga.

Gerald yang perkirakan beratnya 10 kilogram kerap menyerang manusia yang berjumpa dengannya. Selama berbulan-bulan, Gerald pun maka’ancaman’ bagi warga yang tinggal perumahan Grand Lake. Warga pun memohon agar Gerald tangkap dan pindahkan ke lokasi lain.

“Saat kami tiba, tidak ada tanda-tanda ada burung kalkun. Kami khawatir kami kehilangan ia dan ia sudah pergi entah kemana,” ungkap Rebecca Dmytryk, ahli satwa liar sekaligus Direktur Wildlife Emergency Services yang melibatkan untuk proses relokasi Gerald,mengutip dari http://162.241.119.31/

Kalkun galak bernama Gerald meneror wargaKalkun galak bernama Gerald

Percobaan pertama Rebecca bersama suaminya Duane Titus untuk menangkap Gerald taman pun gagal. Padahal beberapa minggu sebelumnya, ia dan suaminya telah melakukan observasi terhadap kebiasaan dan tingkah laku si kalkun.

Pada kesempatan berikutnya, Rebecca dan Duane akhirnya berhasil melihat penampakan Gerald. Gerald tampaknya sedang mengincar keluarga kecil dengan anak-anak untuk serang. Keluarga kecil itu tidak tahu kalau taman sudah tutup sejak tanggal 23 Mei gara-gara ulah Gerald.

Bermodalkan buah berri dan pistol jaring, Rebecca pun berusaha untuk menangkap Gerald. Buah blackberry gunakan sebagai umpan, selagi Gerald asyik dengan umpannya, Duane akan menembakkan pistol jaring untuk menangkap si kalkun galak itu. Tapi sayang, pistol jaring itu tidak berfungsi dengan baik.

Rebecca pun punya rencana lain. Sebagai ahli perilaku hewan, ia pun berpura-pura maka burung yang lebih lemah, dengan harapan Gerald bakal mendekat dan menyerangnya. Saat itulah Rebecca bakal berusaha menangkap Gerald.

Ternyata taktik itu berhasil. Burung itu pun mendekat. Saat hendak menyerang Rebecca, ia langsung menangkap si kalkun galak itu pada area yang tidak tumbuhi bulu antara leher dan pundak.

“Hanya dalam tempo milidetik, tangan saya langsung saya lingkarkan ke badannya untuk menjaga sayapnya yang kuat tetap terlipat. Seperti sedang memeluk, tapi tidak terlalu kencang karena ia harus bernafas,” Rebecca menjelaskan.

Setelah berhasil tangkap, akhirnya kalkun Gerald pun pindahkan ke rumah barunya pada area tak berpenduduk dekat Orinda yang terpisah jarak berkilo-kilometer dari rumah Gerald yang lama. Rebecca pun berharap Gerald betah rumah barunya dan tidak menimbulkan masalah baru lagi.

“Sejujurnya, ini adalah solusi yang menguntungkan untuk semua orang,” kata Rebecca.