Pemerintah Dorong Pemanfaatan Limbah Kayu Untuk Dorong Hilirisasi Industri

Pemerintah Dorong Pemanfaatan Limbah Kayu Untuk Dorong Hilirisasi Industri

Pemerintah Dorong Pemanfaatan Limbah Kayu Untuk Dorong Hilirisasi Industri

Pemerintah Dorong Pemanfaatan Limbah Kayu Untuk Dorong Hilirisasi Industri,- Pemerintah terus berbenah dalam mengelola sektor kehutanan. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah yakni dengan membangun industrialisasi dari hulu hingga hilir serta membangun sistem verifikasi dan legalitas kayu (SVLK).

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Nani Hendiarti, mengatakan pemerintah tengah menggodok regulasi yang mengatur zero waste di industri kayu olahan. Misal sampah kayu dan sisa gergajian kayu dimanfaatkan untuk diolah menjadi sebuah produk.

“Kita sedang dorong peraturan terkait zero waste di industri kayu. Ini sudah kita lakukan di industri hilir,” kata Nani dalam keterangan resminya di Jakarta.

Pemerintah, lanjutnya, juga telah melakukan verifikasi legalitas kayu sejak tahun 2009. “Dunia internasional terutama buyer kayu kita merasa senang dengan langkah perbaikan yang telah kita lakukan,” kata Nani.

Nani melanjutkan sistem verifikasi dan legalitas kayu telah terbukti mampu menekan angka illegal logging di Indonesia. Setelah adanya verifikasi, perlahan kesan buruk tentang illegal logging dan illegal trade di Indonesia berubah menjadi kesan baik di mata dunia Poker IDN Deposit Via Pulsa Indosat.

“Setelah pembenahan tersebut, kita mendapatkan benefit dari upaya menjaga hutan tersebut,” kata dia.

Indonesia Dianggap Berhasil Berantas Pembalakan Hutan

Gakkum KLHK Komitmen Berantas Praktik Pembalakan Kayu Ilegal

Indonesia dianggap berhasil memberantas illegal logging dan deforestasi. Hutan yang terjaga ternyata disambut baik dengan adanya kerja sama Indonesia-Norwegia di bidang carbon pricing.

Keberhasilan ini kata Nani, dicapai atas kerja dan koordinasi antar-kementerian dan daerah. Sementara pemerintah pusat bertugas mengkoordinasikan langkah-langkah lainnya. “Ini dan akan terus meningkatkan peran koordinasi dan pengendalian tersebut,” kata Nani.

Pemerintah terus berbenah dalam mengelola sektor kehutanan. Di antaranya dengan mendorong koneksi antara industri hulu dan hilir di sektor industri kehutanan. “Kami coba dorong koneksi antara hulu dan hilir tersambung,” ujar Nani.

Kebutuhan bahan baku di hilir harus menjadi prioritas industri hulu. Industri hilir ini biasanya banyak pemain lokal. Setelah kebutuhan ini dipenuhi baru bisa diekspor dalam bentuk kayu olahan. Sehingga ikut terlibat mengolah kayu sebelum akhirnya diekspor.

 

Sumber: merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *