Peringatan Ledakan Gelombang PHK di Depan Mata

Peringatan Ledakan Gelombang PHK di Depan Mata

Peringatan Ledakan Gelombang PHK di Depan Mata

Peringatan Ledakan Gelombang PHK di Depan Mata – Pandemi COVID-19 membuat gelombang PHK (pemecatan) tidak dapat dihindari. wabah virus corona karena membuat dunia bisnis babak belur. Dana yang dimiliki oleh majikan semakin tipis sehingga efisiensi pekerja di jalan terakhir yang harus dilakukan.

Menurut seorang ekonom dan mantan menteri keuangan perusahaan Mohamed Basri saat ini hanya bisa bernapas sekitar 3-4 bulan setelah penyebaran virus Corona.

“Jadi ketika dia mulai berlangsung dari Maret, April, Mei, pasukan Juni-Juni masih relatif kuat. Tapi kalau lebih dari itu, perusahaan akan mencapai ya, Anda mungkin perlu untuk mulai membuat PHK” , katanya kepada AFP dari Indonesia CNBC TV siaran, Senin (2020/05/04).

Pada saat ini, gelombang PHK yang sudah terjadi. Bahkan, menurut Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, sekitar 3 juta pekerja dipengaruhi oleh pecahnya Crown. Dari jumlah itu, 1,7 juta pekerja memiliki data yang valid yang dipecat atau diberhentikan. 1,2 juta pekerja Download Joker123 Apk, sedangkan sisanya masih menjalani validasi data.

Basri mengatakan bahwa gelombang besar PHK akan menjadi seperti tak terhitung pengusaha yang dimiliki sumber daya.

“Kami sudah mulai terjadi (PHK). Tapi itu bisa jauh lebih besar. Oleh karena itu, implikasinya adalah agar mereka tidak (PHK),” kata dia.

Dalam hal ini, pemerintah harus turun tangan untuk memadamkan pemecatan. Cara untuk memberikan dukungan kepada pengusaha melalui stimulus. Jika Anda tidak meringankan beban PHK tidak dapat dihindari.

“Apa yang terjadi akan memberhentikan orang atau PHK. Oleh karena itu, kita harus memberikan, misalnya, underwriting pinjaman, subsidi bunga, sektor swasta sehingga dapat terus berfungsi. Jika tidak diberikan maka sektor riil akan berhasil, “tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *