Semua Maskapai Dukung Kemenhub Naikkan Harga Tiket Pesawat

Semua Maskapai Dukung Kemenhub Naikkan Harga Tiket Pesawat

Kemenhub – Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (Inaca) Denon Prawiraatmadja merespon baik untuk langkah pemerintah yang merencanakan kenaikan tarif batas atas dan tarif batas bawah.

Adapun rencana kenaikan tersebut tercantum dalam peraturan Menteri Perhubungan No 18 tahun 2020 pasal 14. Kebijakan pengurangan jumlah kapasitas tempat duduk di pesawat tentu dangat berpengaruh pada pendapatan.

Baca juga : Pergerakan Terbatas, IHSG Diproyeksi Kembali Melemah

Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (Inaca) Denon Prawiraatmadja merespon baik langkah pemerintah yang berencana menaikkan tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB) tiket pesawat.

Adapun rencana kenaikan tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 18 tahun 2020 (Permenhub 18/2020) pasal 14. Kata Denon, kebijakan pengurangan daftar idn poker android jumlah kapasitas tempat duduk di pesawat tentu berpengaruh terhadap pendapatan.

“Tidak kami pungkiri, dengan berkurangnya seating capacity tersebut maka load factor akan ikut turun, dan ini tentunya akan menambah cost per seat per aircraft. Seperti yang kita ketahui, saat ini kondisi bisnis penerbangan sangat terpuruk. Oleh karena itu, Inaca merespon positif langkah Kemenhub,” ujar Denon dikutip dari keterangannya, Rabu (15/4/2020).

Denon, pihaknya meyakinkan kebijakan ini dilakukan agar penyearan virus corona tidak meluas sehingga timbul korbam jiwa yang tidak diinginkan.

“Maskapai nasional, Garuda Indonesia, juga memandang kebijakan ini merupakan upaya pemerintah yang secara serius menuntaskan penyebaran Covid-19. Dan penyesuaian TBA dan TBB ini diberlakukan untuk 2 bulan kedepan saja,” ujarnya.

Denon menyatakan, saat ini memang menjadi kondisi yang sangat sulit dalam mengambil sebuah keputusan. Oleh karena itu semua pihak harus bisa saling membantu dan mendukung pemerintah yang menjalankan kebijakan yang dianggap oerlu manuntaskan corona.

“Pemerintah tengah mengkaji kebijakan-kebijakan mengenai insentif untuk biaya-biaya kebandarudaraan, navigasi dan relaksasi perpajakan bagi perusahaan penerbangan yang dalam waktu dekat ini akan segera diinformasikan secara resmi,” tutupnya.

Sumber : liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *