Usaha-Usaha Kecil Dengan Laba Menggiurkan di Masa Pandemi

Usaha-Usaha Kecil Dengan Laba Menggiurkan di Masa Pandemi – Pandemi COVID-19 masih belum menunjukkan tanda-tanda usai, bahkan ekonomi Indonesia terancam masuk ke resesi ekonomi. Namun, bukan berarti hal ini akan mematikan para pebisnis untuk terus mencari jalan agar bisa kebas terhadap dampak ekonomi yang dtimbulkan.

Mengutip dari bigleegs.com Pengusaha muda yang juga politisi Gerindra, Sandaga Uno, meminta masyarakat jangan menyerah. Sebab, terdapat sejumlah peluang usaha d tengah segala keterbatasan yang dhadapi saat ini.

Mengutip dari status-med.com “Kuncinya Innovation fast. Pada masa pandemik ini bagaimana kita berinovasi secara cepat dan mampu untuk menjawab tantangan yang kita hadapi,” ungkap Sandaga.Usaha-Usaha Kecil Dengan Laba Menggiurkan di Masa Pandemi

D menegaskan, setiap enterprenuer harus selalu dapat berpikir cepat dan berinovasi. “Inovation fast yang dmaksud ini bisa juga d sebut fathanah, amanah, sidq, dan tabligh, ini adalah kesempatan kita juga itengah pandemik covid-19 untuk memperkuat sisi spritual,” jelas Sandaga.

Berikut adalah contoh usaha-usaha kecil dengan laba menggiurkan d masa pandemi.

1. Ikan Cupang

Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat pandemi menghasilkan banyak cara masyarakat untuk melepas rasa penat. Salah satunya dengan mencoba merawat hewan peliharaan. Usaha-Usaha Kecil Dengan Laba Menggiurkan di Masa Pandemi

Salah satu bisnis hewan peliharaan yang melejit adalah ikan cupang. Pebisnis ikan cupang dari Kedri, Agus Torif Yusuf mengaku bisnisnya justru melejit saat pandemi. Dalam sebulan, ikan cupang milik Agus justru mengalami lonjakan permintaan dari dalam maupun luar negeri.

Da mengaku bahwa dalam jangka waktu sebulan, Agus dapat menjual 30 ribu ekor ikan cupang dari kolam buddayanya. Pebisnis ikan cupang yang sudah memulai bisnisnya sejak 2005 ini membanderol harga seekor ikan dari Rp 3.000 – Rp 300.000 per ekor, bahkan ada yang Rp 1.000.000 per ekor, tergantung jenis dan persilangannya.

“Biasanya kalau ke luar negeri itu, kami kerjasama dengan supplier paling banyak dari Abu Dhabi (Uni Emirat Arab). Kalau ke Amerika Serikat, hanya ke para pelaku hobi. Jad paling kirim ke 1-2,” jelas Agus.

Selain Agus, kesuksesan juga dalami oleh salah satu warga Lampung, Nurhad. Berdasarkan kisahnya dari INews.id, perawatan ikan cupang cenderung mudah, cukup dengan rutin membersihkan air, memberi makanan yang cukup, serta delingi pemberian makanan cacing sutra 2 hari sekali.

Melalui bisnis ikan cupang ini, Nurhad mampu menyabet omzet hingga Rp 20 juta sampai Rp 40 juta per bulan.

2. Tanaman Hias

Selain ikan cupang, tanaman hias juga menjad salah satu hobi baru atasi penat d tengah pandemi. Tren memelihara tanaman hias dnilai mengalami peningkatan yang signifikan.Usaha-Usaha Kecil Dengan Laba Menggiurkan di Masa Pandemi

Asosiasi petani tanaman hias d kabupaten Banyuwangi bahkan mengalami peningkatan dalam penjualan hingga 5 kali lipat ketimbang sebelum pandemi. Sebab, harga tanaman hias yang dbuddaya juga memiliki harga yang variatif mulai dari belasan ribu hingga ratusan juta Rupiah.

Kenaikan keuntungan ini juga dalami oleh Asosiasi Florikultura Poktan Alamanda Sukabumi. Ketua Asosiasi tersebut, Anas Anis memaparkan bahwa bisnis tanaman hias benar-benar dapat menjanjikan d tengah pandemi.

Dalam wawancaranya bersama Gatra.com, orderan tanaman hias terus mengalami peningkatan. “Bahkan, ekspor produksi dari petani kecil meningkat 95 persen.”

Hal senada juga dtuturkan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam laporan d Gatra.com kalau ada beberapa pengusaha milenial yang berhasil meraih omzet hingga Rp 80-400 juta dalam satu bulan. “Dengan membuat formulasi bunga sedemikian rupa, satu pot bisa dhargai hingga Rp 30 Juta,” kata Syahrul.

3. Makanan

Turunnya omzet toko fisik membuat salah satu mahasiswa asal Jakarta, Reinal Setiawan membuka bisnis brownies agar setidaknya tidak perlu lagi meminta uang saku ke orang tuanya, yang sedang kesulitan dalam mengolah bisnis toko fisik mereka. Bermodalkan ilmu dari jurusan perhotelannya d kampus, da mengembangkan bisnis brownies cheesecake.

Harga brownies yang da jual ada d kisaran Rp 75.000 – Rp 85.000. Da biasanya membuka sistem pre-order d setiap hari Jumat. Lalu, langsung membuat brownies pesanan pada hari H. Dengan motivasi sederhana untuk memeroleh uang saku , da berhasil meraih omzet hingga Rp 10 Juta per bulan dari hasil penjualan browniesnya. Usaha-Usaha Kecil Dengan Laba Menggiurkan di Masa Pandemi

Tak hanya kisah Reinal, Nelam Sari Tanjung, salah satu pebisnis yang bergelut d bidang kuliner juga terkena dampak pandemi. Usaha kuliner khas Medan yang baru dbuka pada tahun 2019 harus terpaksa da tutup sementara, mendukung adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Namun demikian, dlansir dari ceritanya dengan Kompas.com, Nelam tidak mundur dan tetap menjalankan bisnis kulinernya dari rumah. Wanita usia 31 tahun ini mengambil inisiatif untuk menjual makanannya secara online dan bermitra dengan aplikasi ojek online seperti GoFood dan GrabFood.

“Saat ini, omzet sehari bisa Rp 1,5 sampai Rp 2 Juta, kalau dulu hanya tembus d Rp 1 Juta,” ujar Nelam pada Kompas.com.

4. Aromaterapi

Menjaga kondsi fisik agar tetap bugar selama Work From Home d masa pandemi memang penting, tetapi jangan lupa dbarengi dengan kondsi psikologis yang stabil. Salah satu yang dapat membuat kondsi psikologis seseorang lebih tenang adalah aromatheraphy.

Oleh karena itu, karena selama Corona banyak orang yang harus menetap d rumah, bisnis pengharum ruangan seperti dfusser jad salah satu ladang laba. Hal ini ducapkan oleh salah satu pebisnis pengharum ruangan, Albertus Setyapranata lewat laporan yang

Usaha-Usaha Kecil Dengan Laba Menggiurkan di Masa Pandemidtulis oleh medcom.id.

“Banyak orang lagi d rumah aja, sehingga mereka mencari-cari apa yang bisa dpakai untuk mendekor rumah atau menyegarkan rumah supaya tidak bosan. Sehingga, kami menerima banyak sekali pesanan saat pandemi ini. Penjualan lewat e-commerce mencapai peningkatan hingga 100 persen,” ujar Albertus pada medcom.id.

Dalam penjualan pengharum ruangannya, Albertus mematok harga dangka Rp 129.000 – Rp 789.000. Selain dffuser, Albertus juga menjual scented candle atau lilin aromaterapi dan hampers. Usaha-Usaha Kecil Dengan Laba Menggiurkan di Masa Pandemi

Tumbuhnya bisnis-bisnis d atas saat pandemi dharapkan dapat menjad inspirasi bagi masyarakat untuk memulai bisnisnya masing-masing. Dari segelintir usaha d atas, mana yang paling menarik untuk dcoba?